Saturday, December 27, 2025

LIBURAN ANAK SEKOLAH: BERKUNJUNG KE MUBI DAN MUSEUM WAYANG DI KOTA TUA

Kota Tua selalu menjadi salah satu tempat yang ingin aku kunjungi sejak pindah di Jakarta 2019, dan baru bisa terealisasikan 2025 hahhaha. Superrr yaaaaa! Kota tua menjadi salah satu favorit warga jabodetabek untuk berlibur, bahkan mungkin banyak warga luar kota yang datang untuk mengunjungi kota Tua ini. Tidak heran sih, karna di satu lokasi kota tua ini memberikan banyak pilihan pengunjung untuk menikmati kota tua ini seperti mengunjungi berbagai museum yang berjejer di daerah ini seperti museum mandiri, museum Bank Indonesia, museum sejarah Jakarta, museum wayang dll. Ataupun hanya duduk menikmati keramaian kota tua dengan beragam aktivitasnya seperti foto-foto, naik sepeda, nongkrong di Kafe, atau mendengarkan musik dari musisi jalanan yang menghibur para pengunjung. 

Untuk temen-temen yang bingung mau kemana nih liburan sekolah, cussssss ke Kota Tua guys!!! hahhahha udah kayak marketing nya Kota Tua ya. Aku mau cerita nih one day trip ke Kota tua, siapa tau bisa bermanfaat untuk referensi.




Kami berangkat dari stasiun UI naik KRL menuju ke Stasiun Jakarta Kota, tidak perlu ganti-ganti line dan biaya nya Rp. 4,000 ajaaaa guys. Untuk anak-anak usia diatas 3 tahun sudah membayar ya, jadi siapkan e-money juga untuk anak-anak. Hmmm yang perlu diperhatikan jam berangkat, awalnya aku kira engga akan seramai itu, aku mikirnya ahh udah pada cuti kalik ya, ini aku hari rabu ya. Ternyata oh ternyataa salahhhhhhhhh besar, kami berangkat sekitar jam 8 pagi, oh sangat ramai, beneran udah kayak ayam geprek, ini aku kurang rekomendasiin ya buat anak-anak karna berbahaya. Alhamdulillah waktu kami masuk, banyak banget yang bantuin kami dari memberikan jalan dan memberikan tempat duduk buat anak-anak. Mungkin bisa pilih jam-jam yang tidak begitu ramai, lebih aman sih. ^^


Lalu sampainya di Jakarta Kota, bagus stasiunnya dan banyak makanan hahhaha Jadi sebelum jalan menuju museum. Kami berhenti ke toilet dan jajan duluuuu roti O dan point coffee, anak-anak juga berhenti dulu duduk makan bekal snack (jangan lupa bawa bekal snack guys buat anak-anak). Kalau dari Stasiun Jakarta Kota museum yang paling dekat adalah museum mandiri dan museum Bank Indonesia.


MUSEUM BANK INDONESIA (MUBI)


Itinerary kami adalah berkunjung ke museum Bank Indonesia dan museum wayang. Jadi dari stasiun Jakarta Kota, kami lanjut jalan kaki menuju museum Bank Indonesia. Tiketnya langsung beli di lokasi, tiket anak dan pelajar gratis!!! untuk dewasa hanya 5.000 rupiah. Museumnya 1 lantai aja, lumayan besar jadi kayak sayap kanan dan kiri gitu, di lantai dasar ada kids corner sebenere (Gratis) tapi kami engga sempet cobain karna harus pindah ke museum Wayang.

Setelah beli tiket, lalu diarahkan untuk menyimpan barang - barang di loker. Jadi untuk masuk ke museum engga boleh bawa tas, makanan atau minuman ya. Untuk explore seluruh museum mungkin sekitar 1,5-2 jam yaa tapi tergantung sih, karna bocil-bocils engga baca 1-1 jadi cepet banget hahhaha Untuk isi museumnya antara lain sejarah berdirinya bank Indonesia sampai reformasi, penjelasan tentang bank syariah, bentuk dan jenis uang logam dan kertas baik dari Indonesia (rupiah) serta mata uang asing, dll. Salah satu pertimbangan kenapa kami memilih bank Indonesia adalah ada spesial exhibition yang berjudul "Echophilia" yang bertujuan untuk mengajak masyarakat peduli  dengan lingkungan dan ada ruang imersif yang menceritakan tentang sejarah dan perkembangan penggunaan uang di Indonesia.

Overall, menurutku oke banget untuk orang dewasa dan murahhhhhh. Namun kalau untuk anak-anak mungkin kurang menarik ya karna kurang banyak aktivitas yang anak-anak bisa cobain. Mungkin jika media informasi nya dibuat ada lebih interaktif dengan pengunjung akan lebih menarik. Alhamdulillah ruang imersif dan spesial exhibitionnya bikin anak lebih tertarik sih ^^


MUSEUM WAYANG

Setelah dari museum bank Indonesia, kami langsung menuju museum wayang. Untuk biaya masuknya dewasa Rp 10.000 dan anak-anak Rp 5.000, sayangnya tidak ada karcis fisik atau bukti tiket masuk. Menurutku baiknya tetap ada sih bukti masuk entah fisik atau digital karna lebih tertib administrasi dan bisa untuk perhitungan jumlah pengunjung, ya engga sihhh, kecuali gratis masuk yaaa. 

Jangan lupa harus daftar dulu untuk ke ruang imersifnya ya, Gratis! sudah include sama tiket museum tapi wajib daftar! Daftarnya di pintu masuk sebelah loket tiket. Kami daftar jam 11-an dapet jadwal yang 14.30 WIB. Lalu kami strolling around museum dulu, karna museumnya engga besar cuma 30-45 menitan cukup sih, sekalian mempelajari lokasi imersif nya. Karna Keihan lagi seneng wayang, dia cukup tertarik mendengar penjelasan singkat dari emaknya hahaha tentang pandawa, punakawan, dan rama sinta. Di Museum ada berbagai contoh jenis wayang dan asal daerahnya juga. Untuk anak-anak yang kurang tertarik ya kayaknya numpang lewat aja ya. Tapi engga papa sih, sebenere kita mengajak anak-anak ke museum itu lebih ke value kalau belajar itu bisa dari mana aja, jalan-jalan ke museum juga menyenangkan lho, jadi mindset anak itu engga hanya "main game, main playground yang menyenangkan" bukan begitu ibu-ibu?! hehehhe




Setelah selesai keliling museum, sambil nunggu jadwal masuk kami ke ruang imersif. Kami keluar museum untuk cari makan siang dan sholat dhuhur dulu. Bahkan setelah selesai makan dan sholat, masih ada waktu sekitar 45 menit, lalu kami memutuskan naik delman. Harga naik delman buat 1 putaran kota tua yaitu 70rbu. Sebenere asik yaaa tapiiiii panas banget dan polusi banget karna macet. Mungkin bisa nihh siapa tau ada kebijakan hanya transportasi umum yang bisa masuk ke daerah kota tua. hahhahaha 



Lalu setelah hampir jam 14.30, kami langsung menuju ruang imersif Museum Wayang. Jadi ini tuh di waktu-in gitu kayak tour, 1 rombongan masuk ke ruang imersif awalnya nonton tentang cerita pandawa waktu membuat istananya di tengah hutan, yang mereka bisa tetap membuka istana di tengah hutan tanpa merusak hutan. Lalu ada waktu free time, anak-anak seneng banget karna tema imersif nya berubah-ubah dan ada efeknya waktu dipegang. Setelah selesai, rombongan keluar dan ada waktu main game gitu, nah disini tuh rebutan dan waktunya bentar banget. Menurutku disini masih bisa diperbaiki sih dari sistem dan rulesnya biar lebih efektif dan lebih puas mainnya. Kebetulan kami paling terakhir keluarnya jadi bisa menikmati foto-foto disepanjang jalan keluar, jadi kita akan melawati ruangan yang efeknya beda-beda ada api, ada ombak dan ada bintang-bintang. Anak-anak disini seneng banget, lari-lari minta divideo'in. Dan tidak lupa kami beli oleh-oleh untuk diri sendiri di toko souvenir. Hahhaha

Penting engga penting sih, tapi souvenir ini bentuk kenang-kenangan untuk anak-anak sih.

Yeahhh akhirnya waktu pulang, sebelum barengan jam pulang kerja. Karna stasiunnya di ujung, insyaAllah dapet tempat duduk kog ^^. Kami pilih jalan yang berbeda menuju stasiun jakarta kota sambil foto-foto dan menikmati Kota tua yang makin ramai. 

Overall seruuuuu!!!!! Anak-anak juga explore hal-hal yang baru, mencoba naik KRL, berkungjung ke museum-museum dan merasakan vibes jaman dulu.




Terimakasih banyak sudah membaca manteman ^^


















No comments:

Post a Comment

Total Pageviews

Followers